Ditreskrimum Polda Jatim Brasil Ringkus 3 Pelaku Pebunuhan Di Pasuruan

0
14

SURABAYA – Pelaku pembunuhan dan penculikan terhadap korban bernama Ribut warga Pasuruan Jawa Timur berhasil diringkus petugas Subdit III Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jatim.

Para pelaku berjumlah tujuh orang empat diantaranya dinyatakan buron (DPO) tiga orang yang berhasil ditangkap polisi. Mereka adalah Jumadi (36) warga Rawi Barat Desa Ambal Ambil Kecamatan Kejayan Kebupaten Pasuruan, Sugianto (43) warga Dsn Sapulante Ds Sapulante Kecamatan Pesarean Pasuruan serta Hariyanto (39) warga Dsn Rawi Timur Ds Ambal Ambil Kecamatan Kejayan Pasurauan Jawa Timur.

Dirreskrimum Polda Jatim Kombes Pol Gidion Arif Setiawan didampingi Kasubdit Jatanras Polda Jatim AKBP Leonard Sinambela menjelaskan.Kasus pembunuhan terjadi pada tanggal 15 September 2019 sekitar pukul 13:00 wib diarea lahan pertambangan PT ETIKA Desa Ambal Ambil Kecamatan Kejayan Pasurauan Jawa Timur.

Kejadian berawal saat tersangka Saiful mengajak enam orang temannya bernama Jumadi, Romli, Arifin, Sugianto dan Hariyanto serta Ferry untuk untuk menebus sepeda motor Vixion miliknya yang digadaikan ke salah seorang bernama Dul Hadi,”ujar Kombes Pol Gidion Arif Setyawan Minggu (29/9/2019).

Lebih lanjut Gidion menambahkan, ketujuh orang pelaku kemudian berangkat dengan mengandarai mobil kijang warna biru.Ditengah perjalanan, tersangka Saiful menghubungi korban (Ribut) untuk bertemu dirumah pegadai ( Dul Hadi).

Setelah menebus sepeda motor tersebut, tersangka Saiful menyuruh korban untuk mancari seorang perempuan bernama Ayu yang menggadaikan sepeda motor miliknya

Karena tidak tahu alamat yang dituju, korban mengajak para pelaku untuk datang ke rumah kost temannya bernama Edi untuk menanyakan tentang alamat yang dimaksud, namun mereka tidak menemukan orang yang dicari,” katanya.

Karena merasa dibohongi korban, para tersangka kemudian marah dan menyandera korban dengan cara ditarik dan dimasukan kedalam mobil sambil dipukul beramai ramai.

Korban lantas dibawa dengan mengendarai mobil menuju ke arah Desa Ambal Ambil Kecamatan Kejayan Pasuruan. Namun ditengah perjalan terjadi pertengkaran dan penganiayaan karena tangan lehar serta kaki korban diikat dengan tali tampar.

Dia sempat berontak dan menendang pintu samping mobil sehingga pintu mobil yang ditumpanginya terbuka. Kejadian itu diketahui oleh warga Duren Sewu dan sempat dikejar dengan menggunakan sepeda motor.Namun pelaku berhasil melarikan diri,” ujarnya.

Sesampainya dilahan milik PT ETIKA di Desa Ambal Ambil Keacamatan Kajayan Pasuruan.Tersangka H menghentikan laju kendaraannya. Mereka kemudian turun dan membuka pintu samping mobilnya. Korban yang sudah tidak berdaya akhirnya jatuh dan tidak sadarkan diri.Melihat korban tidak bergerak, para pelaku panik dan berusaha mencari air minum.

Tiga orang pelaku yang menunggu korban, terkena sorot lampu pengendara motor yang melintas dijalan tersebut. Mereka kemudian melarikan diri meninggalkan korban sendirian.

Keesokan harinya tepatnya pada tanggal 16 September 2019 sekitar pikul 07 : 00 pagi wib korban ditemukan oleh warga dalam keadaan meninggal dunia. Polisi yang mendapat laporan kemudian melakukan penyelidikan dengan berkodinasi dengan petugas Polres Pasuruan.

Tidak butuh waktu lama, para pelaku berhasil ditangkap di diwilayah hukum Polres Pasuruan. Polisi terlebih dahulu berhasil menangkap tersangka J yang berperan sebagai inisiator untuk melakukan penyanderaan terhadap korban,” pungkas dia.

Polisi menyita barang bukti kaos oblong warna abu abu merk Basic, celana jeans warna biru merk Lea, kaos berkerah warna hitam milik korban,

Celana jeans warna biru milik korban, 1 buah hp warna putih merk samsung, 1 unit mobil Kijang warna biru nopol N 1510 EU,1;unit sepeda motor Vixion wrana putih serta 1 unit sepeda motor Honda Beat warna metah putin nopol N 2146 TBJ.(Mk)