Hebat,,”” Lagi-Lagi Satu Pelaku Begal Sadis Tewas Ditembak Polisi

0
52

Surabaya – Pelarian, Riandi Prastawan alias RP (36), akhirnya berakhir untuk selama lamanya, setelah dadanya ditembus timah panas Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya.

Pasalnya Pria asal Jojoran, Gubeng Surabaya, ini melawan saat akan ditangkap petugas, di Jalan Raya Kalibokor, Pucang Sewu, Kec Gubeng. Hal ini diungkap Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Sandi Nugroho dalam konferensi pers, di Halaman Mapolrestabes Surabaya. Jumat (27/12/2019).

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Sandi Nugroho, menuturkan tindakan tersangka dinilai sangat membahayakan nyawa petugas dilapangan. Ketika akan diringkus RP melawan dengan mengacungkan sebilah pisau ke arah petugas. Tersangka RP ini selama dua tahun menjadi buron atas kasus pembunuhan seorang janda bernama, Suwarti ( Korban. Red ).

Ia menjelaskan, kejadian tersebut bermula dari adanya pencurian disertai kekerasan yang menyebabkan korban meninggal dunia, kejadiannya terjadi di warung kopi Jalan Lakarsantri, Surabaya, Wilkum Polrestabes Surabaya, pada Hari Kamis (31/08/17).

Masih kata Sandi, tersangka setiap beraksi dikenal sadis, ia tidak segan-segan melukai korbannya, bahkan jika korban melawan ia langsung menghabisinya, seperti yang terjadi pada Suwarti yang menjadi korban keganasan tersangka RP, selain merampas barang korban, RP juga melukainya, berdasarkan hasil otopsi, ada dua luka tusukan dileher korban sehingga menyebabkannya meninggal dunia.

Berdasarkan hasil penyidikan dan penyelidikan petugas, RP diduga kuat sebagai pelakunya. Bahkan, Saat RP berhasil merampas barang korban, ia bersembunyi selama 2 tahun, dan RP dikenal sangat licin dan susah ditangkap, lantaran RP bersembunyi di Tempat Tidak Tetap (T4), hal ini dialami petugas dilapangan, RP selalu lolos saat lokasi persembunyiannya digerebek petugas.

Namun, sepandai-pandai tupai melompat pasti jatuh juga, hal ini sama seperti yang dialami tersangka RP. Berdasarkan informasi dari masyarakat yang memberitahu Opsnal Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya, tentang keberadaan tersangka yang sedang berboncengan motor dengan orang tak dikenal, di Jalan Raya Kalibokor, Pucang Sewu, Kecamatan Gubeng Surabaya.

“Kemudian, menanggapi informasi tersebut, Empat Opsnal Dari Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya, bergerak kelokasi yang dimaksud. Lalu, dengan sigap petugas melakukan pengejaran saat melihat tersangka yang berboncengan mengendarai motor, dan saat akan dihentikan tersangka melawan dengan mengeluarkan sebilah pisau dari balik bajunya dan menyabetkannya ke arah petugas,” sambung Sandi.

Lantas petugas melepaskan tembakan ke udara sebagai bentuk peringatan. Tersangka yang mendengar suara tembakan bukannya menyerah, melainkan tersangka malah beringas berusaha menyelakai petugas dengan senjata tajam.

Selanjutnya, petugas mengarahkan moncong pistolnya ke arah tersangka, dan seketika itu juga tersangka roboh bersimbah darah, setelah dadanya ditembus timah panas petugas. Lalu, petugas berusaha menyelamatkan nyawa tersangka dengan bergegas membawanya ke RSUD Dr. Soetomo Surabaya, sayangnya tuhan berkehendak lain dalam perjalanan tersangka menghembuskan nafasnya yang terakhir.

Ditambahkannya, kata Sandi, Saya dapat laporan dari Pak Kasatreskrim, bahwa ada salah satu DPO yang sudah dicari dua tahun buron karena kasus 365 yang menyebabkan korban meninggal dunia, atas nama tersangka RP tadi malam ditangkap. (ML/Kri)