Imigrasi Tanjung Perak Sidak ABK

0
41

SURABAYA – Kantor Imigrasi Kelas I TPI Tanjung Perak melakukan sidak kepada anak buah kapal (ABK) yang akan membawa kapur dari Malang menuju Jepang di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Senin (18/6).

Sidak dipimpin langsung oleh Kasubsi Pemeriksa Keimigrasian Anggi Adriyudo bersama sejumlah anggota TPI Kanim Tanjung Perak.

“Kegiatan ini rutin kami lakukan setiap ada kapal yang menuju luar negeri maupun yang datang dari luar negeri, pengecekan juga langsung kami lakukan di atas kapal untuk mencegah masuknya imigran “gelap” ke Indonesia” kata Anggi Adriyudo usai melakukan sidak.

Diterangkan Yudo, sidak yang dilakukan bertujuan untuk melakukan pengecekan dokumen keimigrasian para ABK, apakah sudah sesuai dengan prosedur keimigrasian yang berlaku.

“Kita cek paspornya, apakah benar sesuai dengan pemegang paspor, dan apakah sudah sesuai prosedur keimigrasian Indonesia, serta apakah yang bersangkutan (ABK) ada yang masuk daftar cekal atau tidak,” jelasnya.

Dalam pemeriksaan terhadap para ABK yang berlangsung selama kurang lebih satu jam itu, petugas dari TPI Kanim Tanjung Perak tidak menemukan pelanggaran terkait dokumen keimigrasian yang dimiliki oleh para ABK.

“Dalam pemeriksaan 18 ABK yang berasal dari China, Myanmar, Philipana dan satu orang yang berasal dari Indonesia tadi, kami tidak menemukan pelanggaran sama sekali, karena dokumen yang dimiliki oleh para ABK sudah sesuai dengan prosedur masuk wilayah Indonesia,” ungkapnya.

Ditambahkan Yudo, selama tahun 2019 ini pihak TPI Imigrasi Tanjung Perak baru satu kali menemukan adanya pelanggaran keimigrasian di pelabuhan Tanjung Perak.

“Selama ini setiap kami melakukan pemeriksaan terhadap kapal yang masuk maupun keluar masih terbilang sangat tertib. Hal itu terbukti dari minimnya pelanggaran keimigrasian di tahun 2019 ini yang hanya terjadi satu kali saja,” imbuhnya.