Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan Kota Surabaya, Bagikan Sembako Warga Yang Terdampak Civid-19

0
56

Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan Kota Surabaya, Bagikan Sembako Bagi Warga Yang Terdampak Civid-19

Surabaya, – Dampak pandemi Covid-19 terhadap ekonomi cukup dirasakan warga yang berpenghasilan di bawah rata-rata. Ada yang kehilangan pekerjaan hingga ada pendapatannya berkurang lantaran tidak bisa beraktivitas normal akibat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Jilid 2 yang diberlakukan Pemerintah Kota Surabaya. Melihat kondisi ini, Badan Pengurus Daerah Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (BPD. KKSS) Kota Surabaya pun bergerak untuk meringankan beban warga yang membutuhkan melalui kegiatan “KKSS Berbagi dan Peduli Covid-19” di Kota Surabaya.

Ketua Badan Pengurus Daerah Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (BPD KKSS) Kota Surabaya, Muhammad Yusuf mengatakan, kegiatan sosial tersebut dilakukan atas kerja sama seluruh pengurus BPD. KKSS Kota Surabaya melalui pembagian sembako untuk warga yang membutuhkan, bakti sosial ini adalah upaya dari BPD KKSS Kota Surabaya untuk turut ambil bagian dalam melawan pandemi covid-19, dan bertujuan membantu masyarakat yang terdampak Covid-19.

“Kami memberikan bantuan 250 paket sembako, kegiatan ini dari KKSS untuk KKSS. Tapi secara sosial kegiatan ini untuk semua. Artinya, bantuan berupa sembako kepada seluruh warga yang membutuhkan. Tidak hanya untuk warga Sulawesi Selatan, tapi seluruh warga di luar warga Sulawesi Selatan yang membutuhkan kita bagikan,” ungkap Yusuf. Jum’at (15/05/2020).

Lanjut Yusuf, bantuan ratusan sembako dari KKSS Kota Surabaya memang tak seberapa jika dibandingkan dengan kondisi warga. Namun dia berharap, sembako yang diberikan oleh KKSS Kota Surabaya memiliki manfaat yang dalam bagi kehidupan warga, adapun isi dari paket sembako tersebut antara lain beras, minyak goreng, gula, kurma, indomie, telur ayam, dan telur asin.

Yusuf menjelaskan, bahwa bantuan ini disalurkan ke rumah warga yang sudah di data oleh pengurus KKSS Kota Surabaya, dan bermacam macam kondisi warga yang ditemukan di lapangan sangat memprihatinkan.

“Ada yang tinggal sebatang kara, ada yang kehilangan pekerjaan, ada yang tidak bisa berjualan, ada yang tidak mendapatkan bantuan dari pemerintah, dan masih banyak lagi kondisi warga yang kita temukan di lapangan. Jika turun langsung ke lapangan, kita akan merasakan betul apa kebutuhan warga,” ungkapnya.

Yusuf berharap agar kegiatan sosial seperti ini selalu dilakukan untuk memupuk kebersamaan. Terlebih untuk masyarakat Sulawesi Selatan yang selama ini selalu penuh kekeluaargaan, serta untuk memutus mata rantai penyebaran wabah Covid-19, agar segera berakhir.

“Sebagai perantau kami sudah sangat baik diterima di Kota Surabaya. Sudah selayaknya saat keadaan seperti ini kami saling berbagi untuk bersama-sama menggelorakan kebersamaan dan kecintaan terhadap Indonesia. Sebuah kehormatan teman-teman di KKSS turun langsung mengurangi beban warga kita yang membutuhkan. Kegiatan mulia semoga bernilai pahala buat kita semua, apalagi saat ini adalah bulan Ramadan,” imbuhnya. (mk)