MS. Kaban Hormati Putusan Rakornas PBB, Yusril Tegaskan Hasil Rakornas Caleg PBB Dukung Jokowi-Ma’ruf

0
40

Jakarta, Idn007.com – Partai Bulan Bintang (PBB) resmi menyatakan dukungan ke pasangan nomor urut 01 Joko Widodo ( Jokowi)- Ma’ruf Amin di Pilpers 2019.

Walaupun Ketua Majelis Syuro Partai Bulan Bintang (PBB), MS Kaban tak sependapat dengan keputusan dukung Jokowi-Ma’ruf, ia menghormatinya. Hal itu disampaikan saat memberikan sambutan saat Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) di Mercure Convention Center, Ancol, Jakarta, Minggu (27/1/2019).

Kaban mengaku sebagai Ketua Majelis Syuro telah menyampaikan ihwal sikap politiknya ke Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra untuk menjadi pertimbangan PBB dalam menentukan arah dukungan Capres dan Cawapres. Meski, pada akhirnya ketua umum yang memutuskan sikap politik PBB.

“Majelis Syuro sudah punya sikap dan sudah disampaikan. Apakah rekomendasi Majelis Syuro diakomodir atau tidak full otoritas Ketua Umum,” kata dia.

Walaupun sikap politik PBB berbeda, Kaban tetap menghormatinya. Menurut dia, PBB telah melakukan musyawarah sebelum akhirnya menentukan pilihan ke pasangan nomor urut 01 Jokowi-Ma’ruf Amin.

“Saya sebagai Ketua Majelis Syuro melaksanakan fungsi Majelis Syuro sesuai ADRT Partai Bulan Bintang,” ujar dia.

Kaban pun mengajak seluruh keluarga besar PBB juga menghormati keputusan partai. Ia meminta jangan sampai keputusan ini membuat kader terpecah belah.

“Keluarga besar PBB harus tetap bersama-sama dengan umat Islam di mana pun berada. Karena kita lahir dari umat Islam, ormas Islam dengan semangat Islam untuk kepentingan NKRI. Kalaupun ada keputusan politik yang berbeda saya minta perbedaan harus mampu memperat hubungan,” imbau dia.

“Sekarang tantangan tidak gampang. Kita punya target suara sebesar 4 persen. Kita harus capai supaya bisa lolos di parlemen,” kata dia.

Sementara Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB), Yusril Ihza Mahendra meminta kepada calon anggota legislatif (caleg) PBB menaati keputusan partai untuk mendukung pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin di Pemilihan Presiden 2019. Namun, Yusril mengatakan tetap mentoleransi beda pendapat dalam PBB.

“Karena yang mengangkat orang menjadi caleg itu adalah partai. Bukan yang lain. Jadi keputusan sudah diambil, diharapkan semua taat pada putusan, tapi kami tetap mentolerir beda pendapat di partai,” ujar Yusril di sela Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) PBB di Ancol, Jakarta, Minggu (27/1/2019).

Ia juga menegaskan tidak ada istilah caleg poros Mekkah di PBB. Yusril memahami perbedaan pilihan politik di antara para kader dan caleg dan tidak mempersoalkannya, selama sikap berbeda tersebut mengatasnamakan pribadi dan bukan atas nama partai. Sebab, keputusan mendukung Jokowi-Ma’ruf sudah melalui mekanisme internal PBB.

“Jadi caleg bukan pihak yang bisa mengambil keputusan dalam partai,” katanya.

Mantan Menteri Hukum dan HAM itu menambahkan, jumlah 80 caleg yang mendukung Prabowo-Sandiaga juga sangat sedikit dibandingkan caleg yang mendukung Jokowi-Ma’ruf. Menurutnya, jika di total dari kepengurusan DPP, caleg DPR, DPRD provinsi, hingga kabupaten/kota mencapai 15 ribu orang.

Iamencontohkan di Sumatera Utara, dari 568 caleg PBB yang mendukung Prabowo hanya 23 orang, begitu pun di Sumatera Barat hanya 26 caleg dari 560 caleg. Karena itu, ia kembali berharap para caleg tersebut mengikuti keputusan DPP.

“Jadi kita tahu semua itu. Jadi jangan dianggap ada dua kubu, ya tidak sama sekali. 15 ribu dibanding 80 orang ya kecil sekali. Tapi karena tiap hari main di medsos, keliatan besar,” kata Yusril. (Red)