Pengenalan Budaya Indonesia – Jepang di SMK PGRI 13 Surabaya

0
73

SURABAYA – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bekerja sama dengan The Japan Foundation dalam Program Nihongo Partners. Program Nihongo Partners dilaksanakan berdasarkan hasil kesepakatan Kemendikbud dengan The Japan Foundation sejak tahun 2014.

Program Nihongo Partners merupakan bagian dari proyek besar pemerintah Jepang, “WA Project – Negara ASIA yang saling mengenal“, untuk memajukan pertukaran budaya antar
negara ASIA dengan memusatkan pada negara – negara ASEAN.

Komisioner Forum Pendidikan Jawa Timur, H. Syahirul Alim, S.E, M.H, mengatakan bahwa, kegiatan ini sangat positif karena kerjasama kolaborasi antara Pemerintah Indonesia dengan Jepang mengenai pertukaran budaya dan bahasa.

“Sekalian promosi pariwisata Indonesia ke Jepang. Begitupun Pemerintah Jepang mengirimkan 10 guru tamu ke Jawa Timur untuk pertukaran informasi, sehingga ia bisa mengenalkan budaya dan bahasa Indonesia ke murid-muridnya di Jepang,” ujar Syahirul di Aula SMK PGRI 13 Surabaya, Kamis (4/10/18).

Sementara itu, Kepala Sekolah SMK PGRI 13 Surabaya, Dra, Sri Wiludjeng, M.M, menyampaikan rasa bangganya karena di Tahun 2018 sekolahnya satu-satunya SMK yang menerima Nihongo Partners dari Jepang. Ini juga sesuai dengan visi sekolah kami yang menyiapkan tamatan standar Nasional dan Internasional di era globalisasi.

“Untuk itu komunitas sangat penting. Sebab, sejak 2002 untuk sekolah kami itu bahasa Asing, Mandarin, dan Jepang sebagai unggulan,” kata Sri dengan bangga.

Menurutnya, misi program Nihongo Partners adalah mengirim warga Jepang sebagai tenaga Native Speaker Bahasa Jepang ke berbagai lembaga pendidikan di negara ASEAN untuk menjadi mitra (Partners) Guru Bahasa Jepang dan Siswa selama kurang dari satu tahun.

“Di Indonesia sendiri, pengiriman para Partners di utamakan ke SMA dan SMK yang mengajarkan Bahasa Jepang. Salah satunya sekolah kami SMK PGRI 13 Surabaya,” pungkasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Forum Pendidikan Provinsi Jawa Timur, YPLP Dasmen PGRI Jawa Timur, SMAN 1 Sidoarjo, SMAN 3 Sidoarjo, SMAN 2 Lamongan, SMA Muhammadiyah 1 Surabaya, SMAN 1 Kebomas, dan SMA Tamansiswa Mojokerto. (Red)